This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label parkour. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label parkour. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

Gerakan dasar parkour

parkour-005

Beberapa gerakan dasar parkour


<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]--><!--[if gte mso 9]> <![endif]-->
Gerakan Dasar I (Latihan Kesimbangan)
1. Landing
2. Balance
3. Cat Balance
Gerakan Dasar II (Latihan Kontrol dan Daya Tahan)
4. Precision Jump
5. Rolling
6. Cat Leap
Gerakan Dasar III (Teknik Melompati Obstacles)
7. Turn Vault
8. Lazy Vault
9. Speed Vault
10. Kong Vault
11. Dash Vault
12. Reverse Vault
Gerakan Dasar IV (Gerakan yang dilakukan berdasarkan track tertentu)
13. Wall Hop
14. Underbar
15. Climb Up
15. Gap Jump
16. Tic Tac
Landing = Teknik mendarat di permukaan tanah. Cara terbaik mendarat adalah dengan mencondongkan posisi badan agak ke depan. Saat akan menyentuh tanah, gunakan kedua kedua ujung kaki untuk mendarat. Atau dengan kata lain mendarat dengan jinjit. Saat kaki menyentuh tanah usahakan badan juga diturunkan kemudian di seimbangkan dengan bantuan tangan.
Yang perlu diperhatikan untuk pemula.
Fungsi teknik Landing adalah untuk meminimize rasa sakit saat kita melompat ke bawah. Dengan teknik seperti diats, kita akan mahir untuk terjun dari ketinggian sekitar 2,5 meter.
- Cobalah belajar teknik Landing dari ketinggian yang pendek terlebih dahulu. Contohnya dari ketinggian 75 cm dahulu 100 cm (1 m). Jangan langsung terjun dari yang tinggi-tinggi.
- Usahakan kedua kaki bersamaan menyentuh tanah dengan sejajar.
Balance = Teknik Balance adalah teknik keseimbangan. Teknik ini dilakukan di atas permukaan tipis seperti di rail dan berjalan perlahan di atas rail untuk menjaga kesimbangan sekaligus melatih fokus dan kontrol.
Fungsi teknik Balance adalah untuk melatih keseimbangan, fokus dan kontrol melalui pikiran seseorang. Teknik sangat bermanfaat untuk membantu gerakan saat kita berlari untuk melakukan vault.
Yang perlu diperhatikan untuk pemula.

- Latihan Balance bisa dimulai di tempat yang safety. Jangan langsung dilakukan di atas rail tipis kalo merasa belum yakin.
- Fokus dan kontrol posisi badan saat melakukan Balance.
Cat Balance = Teknik Cat Balance dilakukan dengan cara memposisikan badan untuk merangkak bagaikan kucing di atas rail secara perlahan-lahan.
Fungsi teknik Cat Balance tidak hanya berguna untuk keseimbangan, kontrol dan fokus. Teknik ini juga berfungsi untuk menguatkan lengan dan punggung.
Yang harus diperhatikan pemula.
- Usahakan melakukannya di tempat yang datar. Bukan menurun seperti di gambar.
- Saat memindahkan tangan dan kaki diusahakan berbarengan dan berlawanan antara kiri dan kanan.

Precision Jump = Teknik melakukan lompatan statis dari satu objek ke objek lainnya untuk melatih power kontrol. Cara melakukan Precisison Jump adalah dengan bersiap melompat secara seksama dalam keadaan diam dengan full power. Saat akan mendarat di objek selanjutnya, kurangi power sehingga kontrol badan terpenuhi. Atau dengan kata lain saat mendarat di objek selanjutnya, para traceur bisa mendarat dengan seimbang.
Fungsi teknik Precisison Jump adalah untuk mengontrol power dan melatih keseimbangan tubuh
<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]--><!--[if gte mso 9]> <![endif]-->
/

Minggu, 06 Mei 2012

War

Akhir-akhir ini sepertinya keren untuk berbicara soal latihan atau memperbaiki diri selajur dengan konflik – kita sering dengar bagaimana kita harus berlatih dengan pintar, bukan keras; untuk menyatukan langkah kita, bekerja di dalam limitasi kita; untuk menekankan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan olahraga. Dan dari sudut pandang fisik dan raga, sering kali nasihat ini sangatlah baik untuk diikuti.
Tapi di latihan parkour ada juga perang lain yang berjalan: perang Pisikiological (pikiran dan jiwa) yang datang dengan setiap loncatan atau gerakan yang kita belum kuasai. Setiap kali rasa takut akan kegagalan atau kejatuhan memberi pandangan gelapnya kepada kita menyuruh kita untuk menyerah, pulang, coba lagi di hari lain, memberi alasan untuk menerima kekalahan. Musuh ini, tentunya, adalah diri kita sendiri, memperlihatkan dirinya melalui tantangan dari rintangan yang kita temui di latihan kita. Dan musuh ini tidak bisa dikalahkan dengan sekedar bermain pintar, atau bekerja dalam limit kita. Dia harus ditantang muka ke muka, ditantang dengan insting binatang dan bertarung sampai dia, atau anda, yang kalah.
Disinilah dimana kita membutuhkan “Gertakan” ala kuno. Disini jugalah dimana bagian dari latihan kita tidak dapat diatur dengan mudah. Menjadi kuat, atau fit, atau belajar untuk bergerak dengan baik, sebenarnya ini bukan proses yang tidak sesulit itu: Lakukan latihan yang benar terus menerus dan pasti anda akan melihat hasilnya. Sederhana.
Mengatasi Pikiran itu, bagaimanapun, adalah apa saja kecuali.
Sangatlah tak mungkin untuk meramal apa yang seseorang akan perbuat di sebuah tantangan yang diberikan dari dirinya sendiri di situasi ini – apakah mereka akan diselimuti rasa takut, atau akankah mereka bangkit dan mengalahkannya? Apakah mereka akan memperlihatkan kekuatan tekad yang dibutuhkan untuk melewati kesusahan tersebut, atau mencari jalan yang lebih gampang? Tapi sebenarnya sampai kita benar-benar dihadapi dengan pertarungan tersebut, kita tak akan tahu bagaimana kita akan bertingkah. Juga tak akan ada orang lain yang tahu bagaimana seorang akan bergerak di situasi yang sama: sering kali kita melihat para praktisi berprestasi di tempat latihan yang aman, mungkin di latihan gym, tapi hanya bisa berjalan pergi sewaktu diberi gerakan yang sama, tapi di tempat yang kelihatan lebih tinggi resikonya.
Pikiran kita adalah musuh yang terlicin, licik, dan tak kenal henti. Dia akan mengunakan segala macam cara untuk mendorong kita untuk menyerah di dalam perang. “Kamu sudah capek”, dia berbisik. Atau mungkin, “Masih basah sedikit bekas sisa hujan, mendingan disisain untuk hari lain.” ”Jangan terlalu mendorong diri, kamu nanti celaka”, Dia akan mengikatkan, dan akhirnya memastikan anda,”Kamu masih bisa kembali besok. Cukuplah untuk hari ini.” Dengarkanlah bisikan ini setiap kalinya, dan dengan cepat dia akan memadamkan api di dalam diri anda sampai habis: dan suatu hari sewaktu anda ingin melakukan loncatan tersebut, and menemukan diri anda tak bisa memunculkan kekuatan yang dibutuhkan.
Jadi bagaimana cara kita mencegah hal ini? Dengan tidak mendengarkan suaranya – paling tidak sebisanya. Anda harus bergumul dengan peperangan di dalam diri ini dan menang lebih sering dari pada anda kalah. Jadi dengarkanlah apa yang suara itu harus bilang (siapa tahu, sekali dua kali suara itu memang benar), dengarkan peringatan dan nasihatnya – lalu letakan di bagian bawah lembar halaman, suruh dia untuk diam dan kembalilah untuk mengalahkan rintangan yang ada di depan anda.
Ada berjuta cara bertarung di peperangan ini – saya tak akan bilang ”untuk menang” karena ini bukanlah sesuatu yang bisa dimenangkan secara mutlak – Saya sudah melihat lain orang mengunakan strategi yang berbeda-beda: Membayangkan teknik-teknik, menganggu diri sediri(untuk melupakan rasa takut), mengunakan mantra, musik… tapi pada setiap cara, masing – masing mereka pada suatu saat akan melangkah maju dengan tatapan penuh tekad, siaga, penuh kepastian: dan meloncat. Itulah yang disebut “gertakan”; dimana kemauan, tekad mengambil alih – waktu dimana kita menguasai jiwa-raga dengan sepenuhnya. Karena walaupun segala sesuatu yang ada di dalam pikiran mereka berteriak untuk turun, untuk mengunakan sense, untuk tetap bermain aman, tapi tetap mereka dapat mengendalikan semua yang ada di pikiran mereka, menyingkirkannya, dan menyelesaikan loncatan tersebut. Mereka memiliki kendali yang penuh atas diri mereka sendiri, dan bukan rasa takut atau bagian dari “monyet gila” yang ada di pikiran mereka. Sangatlah hebat untuk melihat seseorang yang dapat mencapai posisi berpikir itu, dan lebih baik lagi bagi anda untuk merasakannya sendiri.
Dan sewaktu itu terjadi, pertarungan tersebut telah dimenangkan. Tapi peperangan ini akan terus berlanjut. Perang ini tidak mempunyai akhir. Karena musuhnya tak kenal lelah, tak punya belas kasihan, dan tak pernah insyaf. Dia akan terus menunggu di medan perang setiap kali kita melangkah, dengan tangan terlipat dan senyuman akrab. Dia sudah melihat kita sebelumnya, dia sangat mengenal kita – mungkin lebih baik dari siapapun di hidup kita – dan dia sangat tahu cara-cara untuk mematahkan kita. Dan sebaliknya, kita juga mengenal dia, dan kita tahu tantangan apa yang akan dia berikan di setiap panggilan perang.
Medan perang yang imbang: kita hanya butuh bermain di luar kulit kita sendiri.

Langkah Awal

Suatu hari saya sedang mengantar teman ke stasiun, setelah semua naik kereta saya melihat besi rail panjang tidak berpenghuni dan saya memutuskan untuk mencoba berlatih balance sepanjang rail tersebut sampai seorang satpam datang menghampiri dan bertanya ;
Satpam : lagi apa de ?
Saya : lagi maen aja pa, latihan keseimbangan. (sambil tersenyum)
Satpam : mendingan turun de.
Saya : tanggung pak sedikit lagi sampai
Satpam : mendingan turun de. (masih mengulang kalimat yang sama).
Akhirnya saya turun sambil senyum padahal sedikit lagi sampai ke ujun dari rail panjang tersebut.
Cerita diatas saya yakin merupakan satu dari sekian banyak cerita dari teman-teman praktisi parkour ketika berlatih. Diusir satpam, dimarahi orang sekitar, dibilang aneh, itu menjadi hal yang lumrah terjadi. Parkour adalah sebuah hal yang masih baru dan asing di masyarakat, sehingga orang masih belum banyak tahu tentang apa yang kita lakukan ketika berlatih parkour. tembok yang tadinya tidak pernah ada yang sentuh tiba2 dipanjati, rail yang tadinya jadi pembatas tiba2 dipergunakan untuk bermain, sehingga nampak tidak “normal” untuk orang-orang sekitar.
Ketika Thomas dan Stephane berkunjung ke Indonesia saya sempat bertanya dan berbincang tentang hal ini. Menurut mereka itu wajar terjadi, karena kita sedang berada di tahap awal, dan paling sulit. Tahap ini adalah tahap dimana kita memperkenalkan parkour kepada orang sekitar, dimana kita harus lebih menjelaskan apa itu parkour dan kita datang ke tempat tersebut bukan untuk merusak, tapi untuk berlatih. Disinilah setiap praktisi harus tahu apa itu parkour, dan mengamalkan salah satu filosofi ketika berlatih yaitu “Leave no trace” (selalu tinggalkan tempat berlatih seperti sebelum kita datang, dengan kata lain tidak merusak).
Jadi ketika didatangi otoritas setempat jangan kabur, tapi diam disitu dan jelaskan. Ketika disuruh untuk pindah tempat, hargai permintaannya dan lakukan, datang lagi lain kali dengan meminta izin dan sedikit menjelaskan apa yang kita lakukan. Lakukan pendekatan-pendekatan personal, lebih banyak melakukan pengenalan tentang apa itu parkour. dengan usaha seperti ini seiring dengan berjalannya waktu orang akan tahu apa yang kita lakukan dan mulai mengerti.
Langkah awal itu selalu yang paling sulit, tapi dengan melakukan langkah pertama kita sudah melakukan hampir setengah dari keseluruhan.
Keep Practicing :)

Mulailah latihan Parkour yg benar

Kalau anda ingin mencoba untuk mengikuti latihan parkour, berikut ada beberapa hal yang anda harus pastikan sudah anda pikirkan dan mengerti sebelum anda bisa mulai.
1. Mengerti parkour
Parkour adalah metode latihan berguna untuk meningkatkan diri dengan mempelajari cara bergerak yang natural dan melewati rintangan-rintangan. Prinsip-prinsip yang anda pelajari di parkour bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Keuntungan jangka pendeknya adalah anda akan memiliki kemampuan untuk bergerak efisien di situasi-situasi rumit. Sedangkan keuntungan jangka panjangnya adalah meningkatnya fitnes level, percaya diri dan pengekangan diri, serta membuat pikiran yang lebih relax dan positif. Kekurangannya adalah, anda akan melakukan latihan yang memakan waktu dan usaha untuk mendapatkan manfaat penuh dari parkour. Namun hasilnya benar-benar luar biasa.
Latihan fisik memang susah dan melelahkan.
Tidak ada solusi magic. “Apa yang anda tanam, itulah yang akan anda tuai”.
2. Pilih untuk mencoba parkour
Setelah anda mengerti segala sesuatu yang menyangkut latihan parkour anda bisa membuat pilihan yang pasti. Jika anda memilih mengikuti latihan parkour bukan untuk diri sendiri, ya tidak masalah!. Semoga anda tidak akan menghadapi situasi menantang yang anda sudah punya solusi untuk melaluinya.
Jika anda memilih untuk mencoba parkour, anda butuh belajar cara menjalaninya. Yang anda butuhkan untuk mulai latihan hanyalah keinginan atau tekad untuk memulai. Tidak butuh perlengkapan special, hanya tekad untuk maju.

3. Cari grup latihan di sekitarmu
Sewaktu berlatih parkour, adalah sangat penting untuk belajar bagaimana tubuh dan pikiran anda bekerja, dan anda harus bertanya pada diri sendiri bagaimana cara anda untuk memecahkan rintangan. Bagaimanapun itu, terkadang untuk mempunyai seorang teman yang sudah berpengalaman untuk membantu anda akan sangat berguna untuk mempercepat kemajuan. Jika anda bisa berkenalan dengan seseorang yang punya cukup pengertian dan berpengalaman untuk menjadi seorang penunjuk, ini akan jadi bantuan yang besar. Tak ada dua orang yang sama, akan sangat membantu jika anda mendapatkan seseorang yang metodenya pas untuk kemajuan anda. Akan ada baiknya juga jika orang yang membantu anda
mempunyai kualitas dan cara bepikir yang mirip dengan anda.
4. Cari tahu tentang teori-teori latihan (work-out)
Orang yang paling mengerti untuk mengkritis kondisi anda adalah diri anda sendiri. Anda harus mengakses dan mengerti sensasi and perasaan dari badan anda yang orang lain tak bisa rasakan. Anda harus mengerti principle badan anda dan buat pilihan untuk diri sendiri. Anda mungkin kuat dan fit, tapi anda masih butuh mengerti diri anda [batasan dan kelemahan diri anda], karena tuntutan parkour itu lebih besar dari aktifitas lain, dan sering spesific dan terperinci di parkour.
5. Gunakan seminggu penuh melatih semua bagian tubuh anda dan mendengar tubuh anda untuk mencari tahu kondisi fisik anda.
Sebelum anda bisa meningkatkan kondisi tubuh anda, anda harus mengetahui bagai mana rasanya dulu sebelum meneruskan latihan. Ambil seminggu penuh untuk memaksa tubuh anda sedikit lebih banyak dari latihan yang anda biasa lakukan [push up, pull up, sit up, jogging, squat jumps]. Tapi jangan terlalu dipaksa karena bisa berbahaya. Ini akan memberikan waktu yang cukup untuk mendorong dan melihat apa yang anda bisa lakukan, dan juga memberi waktu yang cukup untuk sembuh dan juga untuk memperhatikan efek-efek dari memaksa kemampuan tubuh anda.
6. Mulai exercise [work out] yang paling cocok untuk diri anda.
Setelah anda mengerti prinsip-prinsip dan apa yang tubuh anda bisa lakukan anda butuh untuk cari tahu bagaimana anda bisa menyetel exercise yang sesuai dengan kemampuan diri anda. Ini akan membutuh sedikit percobaan, setelah itu baru anda bisa meningkatkan dan mengkritis progres latihan anda.
7. Mulai training parkour.
Untuk mulai anda butuh untuk berkonsentrasi pada latihan fisik [work out] sebagai pondasi untuk latihan-latihan seterusnya. Ada dua tipe dari latihan parkour, latihan teknik dan exercise[work out].
Latihan teknik berkonsentrasi pada koordinasi dan ketepatan gerakan anda. Sedangkan exercise[workout] berkonsentrasi pada peningkatan kondisi tubuh anda supaya lebih kuat bertenaga.
Kedua latihan harus dilatih masing-masing untuk membantu progress anda. Ada baiknya dibagi dengan demikian 3:1 atau 4:1 [exercise workout : teknik]. Kalau anda lebih kuat karena latihan exercise workout , latihan teknik akan jadi lebih gampang.
Semua teknik membutuhkan level tenaga yang berbeda untuk bisa di lakukan dengan efisien. Jadi latihan teknik butuh dilalukan perlahan-lahan, biar latihan exercise [workout] bisa berkembang selangkah dengan dengan teknik.
Ingat untuk selalu mendengarkan tubuh anda, kalau ada rasa kurang keyakinan, ya santai aja dan latih perlahan-lahan sampai merasa nyaman. Kalau anda berusaha meningkatkan teknik terlalu cepat, maka anda bisa terluka. Kalau anda terluka sampai celaka yang cukup parah, maka hal itu akan semakin memperlambat kemajuan anda.
Semua situasi bisa dipecahkan dengan cara yang simple; berpikir, experimen, rubah sedikit teknik dan cara anda menghadapi situasi tersebut.
Recap :
  1. Mengerti arti Parkour (Sejarah dan Filosofi Parkour)
  2. Ikut berlatih parkour dengan keinginan diri sendiri. Bukan hanya ikut-ikutan teman.
  3. Cari teman buat latihan bareng. Check jadwal jamming di forum atau lihat di home page.
  4. Mencari tahu tentang kelemahan fisik anda.
  5. Eksperimen seminggu dan mencari tahu batas dan kemampuan tubuh anda. (Ini bukan eksperimen parkour loh, melainkan experimen kekuatan anda. Latihan fisiknya diperbanyak)
  6. Setelah mengetahui keterbatasan fisik anda, mulailah melatih fisik anda dan pastikan anda membuat kemajuan tiap bulan.
  7. Kalau anda sudah merasa kuat, baru mulailah melatih teknik gerakan dasar Parkour. Tapi jangan lupa, latihan fisiknya tetap harus jalan.

Rabu, 02 Mei 2012

Sejarah Parkour di Indonesia

Gan sudah ada yang Pernah Denger namanya parkour?
mungkin ada yang belum

Mungkin kalau di tanya kalian Tidak tau tapi kalau nOnton filmnya saya rasa sudah
Seperti YAMAKASI , B13

Nah langsung ya gan Saya kasih Ulasanya dibawah

Pengertian singkat mengenai Parkour.

Parkour adalah seni bergerak dan metode latihan natural yang bertujuan untuk membantu manusia bergerak dengan cepat dan eficien.

Parkour mengunakan beberapa gerakan seperti berlari, memanjat, meloncat untuk melatih kemampuan manusia untuk melewati segala bentuk rintangan di berbagai situasi dan kondisi di lingkungan urban atau rural.

Untuk berlatih parkour seorang tidak membutuhkan perlengkapan special. Hanya menggunakan sepatu lari, kaos, dan celana yang nyaman untuk lari. Parkour adalah cara hidup, cara belajar untuk menguasai kemampuan diri kita dan terus berkembang ke level fisik yang lebih sehat.



[spoiler=RInciannya]


Filosofi dan nilai moral dalam Parkour.

Definisi dari Parkour sendiri adalah seni berpindah tempat melewati beberapa obstacle dari point A menuju point B. Seni ini adalah cara baru untuk Beradaptasi lingkungan atau melewati segala macam bentuk obstacles yang ada di sekitar kita hanya dengan mengandalkan kekuatan tubuh manusia seutuhnya.

Tujuan dan inti dari Parkour itu sendiri adalah mampu menghadapi semua rintangan atau obstacles di sepanjang track yang kita lalui, baik itu di lingkungan alam maupun di lingkungan perkotaan, dengan mengunakan beberapa gerakan yang istimewa dan indah dengan cara mengkombinasikan beberapa gerakan yang mengalir dan control yang penuh.


Nilai-nilai kehidupan yang terdapat dalam Parkour

1. Seni untuk melewati semua masalah dalam track kehidupan.

Saat kita menjalankan track kehidupan, terdapat banyak rintangan dan masalah hidup yang terlihat seperti obstacles dalam hidup. Semua orang pasti mempunyai tjuan akhir. Tapi saat kita bergerak ke tujuan akhir, banyak rintangan (obstacles) yang menghadang.

2. Melawan Rasa takut.

Seseorang yang takut untuk mencoba, tidak akan berbuat apa-apa dan tidak akan menjadi siapa-siapa. Semua manusia pasti melewati proses seperti ini. Kalau kita tidak bisa melawan rasa takut, ngga akan ada kemajuan dalam kehidupan. Kita bisa naik motor, sukses dalam bisnis, menang tender dan sebagainya adalah buah dari keberanian kita melawan rasa takut.


3. Bangkit dari kegagalan.

Saat kita mencoba suatu gerakan di Parkour, kita akan selalu mengalami kegagalan atau jatuh. Tapi kalo kita terus bangkit berdiri dan mencoba lagi, kita pasti akan bisa menguasai salah satu gerakan tersebut. Begitu pula dalam kehidupan. Intinya berani gagal Alias berani jatuh. Coba lagi dan pelajari supaya tidak gagal dan jatuh lagi.

4. Flexibilitas dan fluiditas.

Berlatih Parkour akan membuat diri kita flexible dan semangat kita terus mengalir. Begitu pula dalam kehidupan. Saat kita berada dalam lingkungan baru, kita berpikir untuk tetap flexible dan mampu beradaptasi dengan lingkungan tersebut. Walaupun lingkungan tersebut awalnya tidak membuat diri kita nyaman. Sedangkan fluiditas akan membuat diri kita mempunyai semangat yang terus mengalir untuk menjalani kehidupan walaupun mempunyai masalah yang berat.

5. Kreatifitas dan kebebasan.

Dalam Parkour kita bisa berkreasi untuk menciptakan gerakan atau menggabungkan beberapa gerakan dasar menjadi gerakan baru tergantung kreatifitas kita. Hidup pun begitu, kita harus kreatif sehingga bisa berguna dan bermanfaat dalam kehidupan. Selain itu, Parkour juga mengajarkan kita untuk bergerak bebas menuju kebebasan tanpa melawan aturan.



Parkour menentang kompetisi.

Sebuah kampanye datang dari beberapa praktisi Parkour tentang menentang keras adanya kompetisi dan rival di dalam Parkour. Kompetisi tidak sesuai dengan filosofi dan nilai moral dari parkour yang mengutamakan kebebasan. Kompetisi hanya akan mendorong seseorang untuk mengalahkan orang lain yang disaksikan oleh penonton atau hanya akan menambah keuntungan oleh beberapa corporasi yang hanya mengambil keuntungan dari Parkour.


Parkour Bukan Olah Raga Ekstrem.

Banyak orang Awam yang melihat video-video Parkour mulai beranggapan bahwa Parkour adalah olah raga ekstrem dan menggolongkannya dengan olahraga seperti skate board, bmx dan lainnya. Sehingga banyak orang yang nekat melakukan gerakan-gerakan berbahaya yang akhirnya berakibat pada cedera serius.


Mengembangkan dan menyebarkan Parkour

Saat ini Parkour mulai dikenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia sendiri. Perlahan-lahan beberapa traceur yang mengerti akan filosofi dan teknik dalam Parkour mulai bertambah. Berkat pembelajaran dari beberapa informasi yang benar mengenai originalitas tentang parkour dari sumber-sumber terpercaya, lambat laun Parkour menjadi sebuah kebutuhan dan disiplin dalam setiap traceur yang memiliki pemahaman dalam jiwanya masing-masing. Pengetahuan seperti inilah yang harus disebarkan ke masyarakat luar dan memberikan edukasi yang benar tentang Parkour mulai dari sejarah dan filosofi yang terkait di dalamnya.


[/spoiler]

[Spoiler=Gambar]